CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ramai Tuntutan Hapus MBG, Alfa Syahputra: Yang Salah Tata Kelolanya, Bukan Programnya

Ramai Tuntutan Hapus MBG, Alfa Syahputra: Yang Salah Tata Kelolanya, Bukan Programnya
Dok: Alfa Syahputra, S.M., M.M., (Foto Istimewa)

SURABAYA, iNews45.com || Wacana penghapusan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencuat di berbagai daerah pasca kenaikan harga BBM nonsubsidi menuai beragam tanggapan. Sejumlah mahasiswa bahkan menggelar aksi demonstrasi dengan membawa tuntutan agar pemerintah mengevaluasi berbagai program yang dinilai membebani anggaran negara.

Menanggapi hal tersebut, Milenial, Alfa Syahputra, S.M., M.M., menilai bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak seharusnya menjadi sasaran penghapusan. Menurutnya, yang perlu dibenahi adalah tata kelola, pengawasan, dan efektivitas pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

"Program Makan Bergizi Gratis memiliki tujuan yang baik untuk meningkatkan kualitas gizi dan sumber daya manusia Indonesia. Jika terdapat kelemahan dalam pelaksanaannya, maka yang harus diperbaiki adalah tata kelolanya, bukan programnya yang dihapus," ujar Alfa, Minggu (14/6/2026).

Alfa menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi memang menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Dampaknya dapat dirasakan pada sektor transportasi, distribusi barang, hingga biaya operasional dunia usaha yang pada akhirnya berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.

Karena itu, ia mendorong pemerintah untuk lebih transparan dalam menjelaskan alasan kebijakan kenaikan BBM nonsubsidi sekaligus menyiapkan langkah-langkah strategis guna mengurangi dampak ekonomi yang ditimbulkan.

"Kenaikan BBM nonsubsidi harus disertai kebijakan yang mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Pemerintah perlu memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu secara signifikan," katanya.

Menurut Alfa, evaluasi terhadap Program MBG tetap diperlukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Evaluasi tersebut harus mencakup aspek efisiensi anggaran, ketepatan sasaran penerima manfaat, transparansi penggunaan dana, hingga penguatan sistem pengawasan.

Ia juga menghargai aspirasi mahasiswa yang menyampaikan kritik melalui aksi demonstrasi sebagai bagian dari mekanisme demokrasi. Namun, ia berharap kritik tersebut dapat diarahkan untuk menghasilkan solusi yang konstruktif bagi perbaikan kebijakan publik.

"Mahasiswa memiliki peran penting sebagai kontrol sosial. Saya berharap diskusi yang berkembang tidak hanya berfokus pada penghapusan program, tetapi juga pada upaya memperbaiki sistem agar lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran," tambahnya.

Alfa menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus tetap menjadi prioritas nasional. Oleh sebab itu, program-program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas generasi muda perlu terus dijaga keberlanjutannya dengan tata kelola yang baik dan akuntabel.

"Yang dibutuhkan saat ini adalah perbaikan tata kelola dan penguatan pengawasan. Dengan begitu, Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal, sementara pemerintah tetap mampu menjawab tantangan ekonomi yang muncul akibat kenaikan BBM nonsubsidi," tutup Alfa Syahputra."Yang dibutuhkan saat ini adalah perbaikan tata kelola dan penguatan pengawasan. Dengan begitu, Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal, sementara pemerintah tetap mampu menjawab tantangan ekonomi yang muncul akibat kenaikan BBM nonsubsidi," tutup Alfa Syahputra.

Baca Juga:
Tersalin 👍
iNews45.com
iNews45.com
Redaksi

Berita Terbaru

  • Ramai Tuntutan Hapus MBG, Alfa Syahputra: Yang Salah Tata Kelolanya, Bukan Programnya
  • Ramai Tuntutan Hapus MBG, Alfa Syahputra: Yang Salah Tata Kelolanya, Bukan Programnya
  • Ramai Tuntutan Hapus MBG, Alfa Syahputra: Yang Salah Tata Kelolanya, Bukan Programnya
  • Ramai Tuntutan Hapus MBG, Alfa Syahputra: Yang Salah Tata Kelolanya, Bukan Programnya
  • Ramai Tuntutan Hapus MBG, Alfa Syahputra: Yang Salah Tata Kelolanya, Bukan Programnya
  • Ramai Tuntutan Hapus MBG, Alfa Syahputra: Yang Salah Tata Kelolanya, Bukan Programnya

Posting Komentar

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT