Pembahasan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Sukamulya Digelar, Camat: Ini Langkah Awal Kebangkitan Ekonomi Warga
Kabupaten Tangerang, iNews45.com || Pemerintah Kecamatan Sukamulya menggelar pembahasan serius mengenai rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) di Aula kantor dinas kecamatan setempat, baru-baru ini. Rapat yang berlangsung hangat tersebut dipimpin langsung oleh Camat Sukamulya, Khalid Mawardi. S.Sos., S.IP., M.M. Kamis (4/6/2026).
Dalam pertemuan itu, terlihat hadir sejumlah unsur penting, termasuk PLT Kecamatan Sukamulya, Kepala Sub Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan (Kasubag PK) Kecamatan Sukamulya, serta sejumlah tokoh akademisi dan pelaku usaha kreatif lokal. Mereka duduk bersama merumuskan konsep awal pengembangan kawasan yang diharapkan menjadi sentra ekonomi baru bagi masyarakat.
Camat Sukamulya, Khalid Mawardi, S.Sos., S.IP., M.M. dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan KEK bukan sekadar wacana, tetapi kebutuhan mendesak untuk menyerap potensi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal. Menurutnya, banyak anak muda di Sukamulya memiliki bakat di bidang ekonomi kreatif seperti kuliner, kerajinan tangan, hingga konten digital.
"Ini adalah langkah awal kebangkitan ekonomi warga. Kita tidak ingin potensi besar ini hanya berjalan sendiri-sendiri. Dengan KEK, kita bisa berkolaborasi, mulai dari produksi, promosi, hingga pemasaran. Saya minta semua pihak serius mendukung program ini," ujar Khalid Mawardi di hadapan para peserta rapat.
Turut hadir memberikan pandangan akademis, Dosen Pendamping dari Universitas Prasetya Mulya. Kehadiran akademisi ini dinilai penting untuk memberikan kajian ilmiah dan strategi bisnis modern agar KEK Sukamulya tidak gagal di tengah jalan. Sementara itu, dari sisi praktisi lapangan, Owner Saung Bakul, Kang Dhani, juga dihadirkan untuk berbagi pengalaman tentang pengelolaan usaha berbasis komunitas dan kreativitas.
PLT Kecamatan Sukamulya, Wawan Setiawan, S.E., M.M. bersama Kasubag PK menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemetaan lokasi strategis serta menginventarisasi para pelaku UMKM kreatif yang berminat bergabung. "Ke depan, kita akan fasilitasi pelatihan, perizinan, hingga ruang pamer bagi produk-produk unggulan Sukamulya," jelasnya.
Para peserta rapat menyambut baik inisiatif ini. Mereka berharap KEK Sukamulya nantinya tidak hanya menjadi tempat jual-beli, tetapi juga pusat edukasi, inkubasi bisnis, dan destinasi wisata edukasi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk membentuk tim percepatan yang akan menyusun proposal dan kajian kelayakan. Rencana selanjutnya, KEK Sukamulya akan mulai diujicobakan pada triwulan berikutnya dengan mengusung konsep "Kampung Kreatif Nusantara".
(Red/is)


Posting Komentar