TANGERANG, iNews45.com || Mahasiswa yang tergabung dalam **Forum Aksi Mahasiswa (FAM)** berkolaborasi dengan pemuda Desa Buaran Jati menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan takjil gratis kepada masyarakat di Jalan Raya Mauk KM 16, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB tersebut menyasar para pejalan kaki dan pengendara sepeda motor yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Dalam aksi sosial itu, panitia membagikan sekitar **1.000 porsi takjil** berupa berbagai hidangan khas Ramadhan.
Takjil tersebut disiapkan secara gotong royong oleh mahasiswa FAM bersama pemuda Desa Buaran Jati selama dua hari sebelum pelaksanaan kegiatan.
Ketua Panitia kegiatan, **Akbar Ridho** selaku Sekretaris Jenderal FAM, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap masyarakat sekaligus momentum mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.
“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat. Kami ingin memberikan kontribusi kecil namun bermakna bagi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga apa yang kami lakukan hari ini membawa keberkahan bagi semua,” ujar Akbar.
Selain membagikan takjil, panitia juga menyediakan tempat istirahat sementara bagi masyarakat yang ingin menunggu waktu berbuka puasa di sekitar lokasi kegiatan. Para relawan dari kalangan mahasiswa dan pemuda desa turut membantu mengatur jalannya pembagian takjil agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
Salah seorang warga yang melintas di lokasi kegiatan, **Nurman**, mengaku terbantu dengan adanya pembagian takjil gratis tersebut.
“Ini sangat membantu sekali, terutama bagi kami yang sedang di jalan dan tidak sempat menyiapkan takjil sendiri. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” ujarnya.
Di sela kegiatan bakti sosial itu, mahasiswa dan pemuda Desa Buaran Jati juga memanfaatkan momentum untuk menyampaikan aspirasi terkait isu pertanian di wilayah mereka. Para peserta kegiatan membagikan selebaran kepada masyarakat yang berisi pesan mengenai dugaan pelanggaran kawasan **Lahan Sawah Dilindungi (LSD)**.
Dalam selebaran tersebut tertulis bahwa **perumahan Griya Artha diduga menabrak kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD)** di wilayah Desa Buaran Jati yang disebut berdampak pada kehidupan para petani.
Aktivis muda Desa Buaran Jati, **Shandi Martha Praja**, menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keberadaan lahan pertanian.
“Selain kegiatan bakti sosial, kami juga membagikan selebaran kepada masyarakat terkait dugaan pembangunan Perumahan Griya Artha yang menabrak kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Kondisi ini kami nilai berpotensi membuat para petani semakin terhimpit,” kata Shandi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan pemuda Desa Buaran Jati berharap semangat berbagi di bulan Ramadhan dapat berjalan seiring dengan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap perlindungan lahan pertanian serta keberlangsungan kehidupan para petani di daerah tersebut.**

