CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT

Update Terkini: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Penerbangan & Warga Tetap Diimbau Waspada

BANTEN, iNews45.com || Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau melalui citra satelit Himawari-9 serta data dari PVMBG dan VAAC Darwin. Pembaruan per Minggu, 6 September 2026 pukul 13.00 WIB menunjukkan sebaran abu vulkanik membentang luas hingga ketinggian ekstrem, sekaligus memicu fenomena sekunder petir vulkanik dan gangguan geomagnetik.

Berdasarkan analisis satelit, abu vulkanik terbagi dalam dua klaster utama dengan arah gerak berbeda :

- Hingga 20.000 kaki — bergerak ke arah timur laut hingga selatan, mencakup wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan perairan sekitarnya.

- Hingga 50.000 kaki — bergerak ke arah barat daya hingga barat laut, menjangkau Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda selatan, hingga Samudra Hindia.

Hingga tanggal 6 September, BMKG telah menerbitkan sekitar 50 laporan SIGMET terkait abu vulkanik demi menjamin keselamatan navigasi udara . Sejumlah bandara di wilayah Banten, Jakarta, Jawa Barat, hingga Lampung melakukan penyesuaian operasional, bahkan beberapa sempat menutup sementara pintu keberangkatan dan kedatangan.

BMKG juga mencatat fenomena sekunder berupa petir vulkanik dan gangguan geomagnetik, meskipun intensitasnya dinilai lebih rendah dibandingkan saat letusan awal . Pemantauan melalui 20 sensor tsunami gauge di sekitar Selat Sunda hingga pukul 07.00 WIB menunjukkan tidak ada anomali muka air laut, sehingga potensi tsunami dinilai rendah — di bawah 40 persen — dengan tinggi gelombang laut tetap di kisaran satu meter .

Masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah pesisir Selat Sunda, Banten, dan Lampung, diimbau tetap waspada namun tidak panik. Tetap gunakan masker jika abu vulkanik mulai turun, hindari aktivitas luar ruangan bila tidak perlu, dan selalu pantau informasi resmi melalui saluran resmi BMKG maupun PVMBG.

"Tetap tenang, tetap waspada, dan selalu ikuti informasi dari sumber yang terpercaya."

 

Redaksi independentnews45.com

Sumber Data: BMKG, PVMBG, VAAC Darwin — 6 September 2026, 13.00 WIB

Baca Juga:
Tersalin 👍
Redaksi
Redaksi
Redaksi

Berita Terbaru

  • Update Terkini: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Penerbangan & Warga Tetap Diimbau Waspada
  • Update Terkini: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Penerbangan & Warga Tetap Diimbau Waspada
  • Update Terkini: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Penerbangan & Warga Tetap Diimbau Waspada
  • Update Terkini: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Penerbangan & Warga Tetap Diimbau Waspada
  • Update Terkini: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Penerbangan & Warga Tetap Diimbau Waspada
  • Update Terkini: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Penerbangan & Warga Tetap Diimbau Waspada

Posting Komentar

ADVERTISEMENT