Gelar Aksi Damai PERMAYSURI Desak Bupati Tangerang Evaluasi Pembangunan Jalan Jati - Sepatan
KAB. TANGERANG, iNews45.com || Warga Kecamatan Sukadiri, khususnya yang tergabung dalam wadah Persatuan Masyarakat Sukadiri (PERMAYSURI), menggelar aksi damai yang tertib dan beradab pada Minggu, 6 September 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk keprihatinan mendalam masyarakat terhadap kualitas pembangunan jalan di wilayahnya yang dinilai jauh dari harapan dan berpotensi merugikan warga dalam jangka waktu dekat maupun jauh.
Aksi yang berpusat di wilayah Kecamatan Sukadiri ini berlangsung dengan tertib dan aman. Jajaran kepolisian dari Polsek Mauk turut hadir melakukan pengamanan dan pengawalan guna memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan serta menjaga ketertiban umum di sekitar lokasi.
Massa yang hadir membawa spanduk berisi tuntutan perbaikan kualitas konstruksi, transparansi pelaksanaan proyek, serta pengawasan ketat terhadap pekerjaan yang sedang berjalan. Secara keseluruhan, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan utama agar pihak berwenang memberikan perhatian serius terhadap kualitas pembangunan jalan, sehingga infrastruktur tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki daya tahan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Sandi, Koordinator Aksi sekaligus pengurus PERMAYSURI, menegaskan bahwa gerakan ini murni merupakan penyampaian aspirasi warga secara damai dan bertanggung jawab.
“Kami menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kualitas pembangunan jalan yang kami nilai kurang bagus dan belum memenuhi standar layak. Banyak warga yang khawatir jalan ini tidak akan bertahan lama, cepat rusak, bahkan membahayakan pengguna. Kami berharap pemerintah dapat menindaklanjuti persoalan ini dengan serius, tidak sekadar didengar lalu dilupakan,” ujar Sandi di tengah aksi.
Lebih lanjut, PERMAYSURI secara tegas mendesak Bupati Kabupaten Tangerang untuk segera mengadakan pertemuan terbuka bersama perwakilan masyarakat guna membahas langsung persoalan pembangunan jalan yang menjadi sorotan ini.
“Kami meminta Bupati Kabupaten Tangerang untuk berkenan mengadakan pertemuan segera dengan kami perwakilan masyarakat. Kami ingin duduk bersama, membuka data, melihat fakta di lapangan, dan mencari solusi yang jelas dan adil. Jangan biarkan keraguan terus tumbuh di tengah masyarakat karena kurangnya komunikasi dan keterbukaan. Pertemuan ini sangat kami harapkan agar semua pihak dapat memahami apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana jalan ini harus dibangun dengan benar,” tegas Sandi mewakili PERMAYSURI.
Setelah menyampaikan aspirasi di wilayah Kecamatan Sukadiri, massa aksi berencana melanjutkan langkah secara damai menuju Kantor Bupati Tangerang untuk menyampaikan tuntutan yang sama secara langsung kepada pemerintah daerah.
“Kami akan melanjutkan aksi damai ke Kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasi dan meminta pemerintah daerah memberikan perhatian nyata terhadap persoalan ini. Kami tidak menuntut hal lain selain jalan yang baik, kuat, dan layak untuk kami semua,” tambahnya.
Aksi ini diharapkan menjadi sarana penyampaian aspirasi yang tertib sekaligus mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh proses pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. PERMAYSURI menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan hasil kerja yang sesuai dengan anggaran yang telah dikeluarkan negara, serta berhak mengetahui dengan jelas siapa pelaksana, bagaimana spesifikasi teknisnya, dan mengapa kualitas yang terlihat di lapangan masih memunculkan banyak pertanyaan.
“Kami ingin jalan yang dibangun bukan sekadar jadi jalan, tapi jalan yang kokoh, aman, dan bisa dinikmati anak cucu kami kelak. Itu hak kami, dan kami akan terus menyuarakannya sampai didengar dan ditindaklanjuti,” pungkas Sandi diiringi tepuk tangan warga yang hadir. (*/Acy)


Posting Komentar