CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT

Mengerikan! Limbah B3 Diduga Dikelola Tanpa Izin Persis di Samping SDN Baluk Cikande

Dok: Poto Lokasi Lapak diduga limbaj B3, Persis di Samping SD Baluk

 SERANG, iNews45.com || Guru serta orang tua siswa SDN Baluk, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, mulai diliputi kegelisahan luar biasa. Sebuah lapak usaha yang diduga milik H. Maryono, lokasinya persis berdampingan dengan area sekolah, disinyalir menampung dan mengelola limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tanpa izin resmi serta tidak mengikuti prosedur pengelolaan yang benar. Keberadaan lapak ini sangat dikhawatirkan mencemari lingkungan sekaligus mengancam kesehatan ratusan siswa yang belajar setiap hari.

Keluhan warga dan pihak sekolah bermula dari bau menyengat yang sering tercium kuat hingga masuk ke dalam ruang kelas. Di lokasi lapak juga terlihat tumpukan sisa bahan kimia serta kemasan-kemasan yang berlabel tanda bahaya, yang diduga kuat merupakan limbah B3 yang sudah terkontaminasi. 

Lebih memprihatinkan, pengelola lapak diduga sengaja menumpuk ratusan kayu palet di bagian depan untuk mengaburkan pandangan dari luar. Trik ini seolah ingin memberi kesan bahwa usaha yang dijalankan hanya perdagangan kayu palet belaka. Namun jika dilihat lebih jauh ke bagian dalam, terlihat jelas tumpukan drum dan wadah lain yang berisi bahan diduga limbah beracun, semuanya dibiarkan terbuka tanpa perlindungan sama sekali. 

Salah satu guru SDN Baluk yang enggan menyebutkan namanya karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan, mengaku sangat khawatir dengan keselamatan anak didiknya.

“Kalau limbah B3 ini dibiarkan begitu saja persis di sebelah sekolah kami dan tidak dikelola dengan benar, dampaknya bisa sangat mengerikan. Bisa mencemari udara yang mereka hirup setiap hari, dan dalam jangka panjang pasti menimbulkan penyakit berbahaya bagi kesehatan anak-anak kami,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (15/7/2026).

Kekhawatiran yang sama juga disampaikan salah satu orang tua murid. Ia mengaku anaknya dan beberapa teman sekelasnya sering mengeluhkan gangguan kesehatan saat jam pelajaran berlangsung.

“Sering sekali anak-anak pulang sekolah mengeluh pusing, mual, bahkan sampai sesak napas. Baunya itu sangat menyengat, apalagi kalau pas ada pembakaran limbah ditambah angin kencang, baunya menyebar ke seluruh penjuru sekolah. Kami takut sekali ini benar limbah beracun yang perlahan merusak kesehatan anak-anak kami,” ceritanya dengan nada cemas. 

Menindaklanjuti laporan warga, awak media sempat mendatangi kantor H. Maryono pada Kamis (16/7/2026) untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pengelolaan limbah B3 tersebut, namun yang bersangkutan tidak ada di tempat.

Upaya konfirmasi kembali dilakukan pada Jumat (17/7/2026) melalui telepon dan pesan WhatsApp ke nomor 08129746XXX. Panggilan telepon tidak pernah diangkat, namun H. Maryono sempat membalas pesan singkat yang dikirimkan awak media.

“Iya, punya saya sama anak saya,” jawab singkat H. Maryono lewat pesan WhatsApp.

Bukan memberikan penjelasan terkait dugaan limbah di lapaknya, H. Maryono justru meminta awak media untuk bertanya langsung kepada anaknya yang bernama Gunawan, yang ia sebut-sebut sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Jawaban tersebut justru memicu tanda tanya besar. Beredar informasi kuat di masyarakat bahwa nama Gunawan yang disebut-sebut H. Maryono bukanlah anggota PWI yang sah, melainkan oknum gadungan yang sengaja mengatasnamakan organisasi wartawan hanya untuk membekingi usaha ayahnya demi kepentingan dan keuntungan pribadi. 

Merespons kondisi yang semakin mencemaskan ini, seluruh guru dan wali murid SDN Baluk berharap Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, serta aparat penegak hukum dapat segera turun ke lokasi untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran pengelolaan limbah B3 yang berada tepat di lingkungan satuan pendidikan dasar tersebut. 

Selain itu, warga juga meminta Ketua PWI baik tingkat Provinsi Banten maupun Kabupaten Serang untuk segera memberikan klarifikasi resmi terkait adanya oknum yang diduga mengatasnamakan anggota PWI gadungan untuk membekingi usaha lapak milik H. Maryono yang diduga kuat mengelola limbah berbahaya tanpa izin.

 

Laporan: Ade / Redaksi independentnews45.com

Baca Juga:
Tersalin 👍
Redaksi
Redaksi
Redaksi

Berita Terbaru

  • Mengerikan! Limbah B3 Diduga Dikelola Tanpa Izin Persis di Samping SDN Baluk Cikande
  • Mengerikan! Limbah B3 Diduga Dikelola Tanpa Izin Persis di Samping SDN Baluk Cikande
  • Mengerikan! Limbah B3 Diduga Dikelola Tanpa Izin Persis di Samping SDN Baluk Cikande
  • Mengerikan! Limbah B3 Diduga Dikelola Tanpa Izin Persis di Samping SDN Baluk Cikande
  • Mengerikan! Limbah B3 Diduga Dikelola Tanpa Izin Persis di Samping SDN Baluk Cikande
  • Mengerikan! Limbah B3 Diduga Dikelola Tanpa Izin Persis di Samping SDN Baluk Cikande

Posting Komentar