SERANG, iNews45.com || Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara atau RSDP Serang memberikan klarifikasi berkenaan dengan keluhan bagi pasien atas nama Chika Maulina Sari (10 tahun) di Unit Gawat Darurat atau IGD. Pihak orangtua pasien warga Perumahan Bumi Ciruas Permai (BCP 2), Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas mengeluhkan pelayanan RSDP Serang melalui media online.
Pasien atas nama Chika Maulina Sari (10 tahun) diketahui yang mengalami penyakit dengan diagnosis morbili (campak) yang di rawat di UGD sejak Kamis, 19 Februari 2026. Keluhan yang disampaikan orangtua pasien melalui media online lantaran tak kunjung mendapatkan kamar.
Menanggapi keluhan orangtua pasien melalui media online tersebut, pihak RSDP memberikan klarifikasi berkenaan penanganan pasien Chika Maulana Sari Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Media pada RSDP Serang, dr. Ria Permata, MARS.
"Pasien anak Chika Maulana Sari (10 tahun) masuk melalui IGD sejak 19 Februari 2026 dengan diagnosis morbili (campak), yang memerlukan perawatan di ruang isolasi. Hingga pagi hari, ruang isolasi masih dalam kondisi penuh, dengan tujuh pasien morbili berada di IGD dan belum mendapatkan tempat," ucap dr. Ria melalui keterangan tertulisnya pada Minggu, 22 Februari 2026.
Namun, sambung dr. Ria, sekitar pukul 11.15 WIB, ruang isolasi mulai tersedia dan saat ini telah terdapat lima pasien anak yang dipindahkan ke ruang perawatan sesuai kebutuhan medisnya. "Rumah sakit terus berupaya agar seluruh pasien dapat segera ditempatkan di ruang isolasi begitu ruangan tersedia," terangnya.
Dr. Ria menegaskan, jika RSDP Serang berkomitmen untuk tetap mengutamakan keselamatan pasien serta mencegah risiko penularan kepada pasien lainnya. "Rumah sakit juga mengimbau masyarakat untuk tidak melewatkan jadwal imunisasi campak, mengingat penyakit ini dapat dicegah melalui vaksinasi," jelas dr. Ria.(*/Red)

