Scroll untuk melanjutkan membaca

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kronjo, ALMATARA dan Pemerintah Siaga di Zona Merah Rawan Banjir

Tangerang, iNews45.com || Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Kali ini, Desa Pasilian menjadi wilayah terdampak paling parah akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Minggu malam hingga dini hari.


Berdasarkan laporan hasil pemantauan banjir, hujan deras mulai turun pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 20.30 WIB dan berlangsung cukup lama hingga Senin (12/1/2026) dini hari. Akibatnya, genangan air mulai merendam permukiman warga sekitar pukul 06.30 WIB dengan ketinggian air rata-rata mencapai 40 hingga 60 sentimeter. 


Banjir tersebut berdampak pada tiga RT di RW 002 Desa Pasilian, yakni RT 002, RT 003, dan RT 004. Tercatat sekitar kurang lebih 200 rumah terendam dan kurang lebih 300 kepala keluarga terdampak langsung. Selain permukiman warga, satu fasilitas pendidikan, yakni Sekolah MTs Nurul Hidayah, juga ikut terendam banjir.


Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke mushola terdekat untuk menghindari luapan air yang belum sepenuhnya surut. Hingga saat ini, belum didirikan posko pengungsian resmi di lokasi terdampak.


Tagana Kecamatan kronjo telah melakukan assesment dan peninjauan langsung ke lokasi kejadian. Warga juga terus diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.


Adapun kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan warga terdampak antara lain sarana air bersih, pakaian, bahan makanan pokok, obat-obatan, perlengkapan mandi, serta peralatan tidur.


Ketua Aliansi Masyarakat Tangerang Utara (ALMATARA), Ipunk, menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini menuntut kesiapsiagaan penuh dari pemerintah daerah.

“Dengan cuaca ekstrem dan hujan yang terus menerus, pemerintah harus benar-benar siaga dan hadir di tengah masyarakat. Curah hujan tinggi berpotensi menyebabkan banjir di banyak wilayah Kabupaten Tangerang. Yang terjadi saat ini di Desa Pasilian Kecamatan Kronjo tidak menutup kemungkinan akan dialami kecamatan lain yang masuk zona merah rawan banjir,” ujarnya.


Ipunk juga berharap agar BPBD Kabupaten Tangerang, Dinas Sosial, dan Tagana Kabupaten Tangerang selalu siaga dan cepat hadir di wilayah-wilayah rawan banjir guna membantu masyarakat terdampak.


Selain itu, ia menambahkan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang turut aktif memantau kondisi kesehatan warga saat ini maupun pascabanjir, khususnya di Kecamatan Kronjo, guna mencegah timbulnya penyakit akibat lingkungan yang tergenang.


Sementara itu, Ketua Tagana Kecamatan Kronjo, Edy Coblos, menyampaikan bahwa pihaknya masih terus melakukan pemantauan di sejumlah titik banjir,

“Kami masih memantau beberapa titik banjir di Desa Pasilian, serta desa lainnya yang terdampak meliputi Muncung, Cirumpak, Pasilian, dan Pagedangan Udik. Namun demikian, untuk sementara Desa Pasilian ditetapkan dalam status Siaga karena dampak banjir paling signifikan terjadi di wilayah tersebut,” jelas Edy.


Hingga Senin malam pukul 21.43 WIB, kondisi banjir masih dalam tahap penanganan dan koordinasi lintas sektor. Tim relawan Almatara bersama Tagana Kecamatan Kronjo dan warga sekitar terus bersiaga di lokasi untuk membantu proses pemantauan dan penanganan darurat. Tutupnya (*/Ftp)

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kronjo, ALMATARA dan Pemerintah Siaga di Zona Merah Rawan Banjir
  • Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kronjo, ALMATARA dan Pemerintah Siaga di Zona Merah Rawan Banjir
  • Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kronjo, ALMATARA dan Pemerintah Siaga di Zona Merah Rawan Banjir
  • Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kronjo, ALMATARA dan Pemerintah Siaga di Zona Merah Rawan Banjir
  • Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kronjo, ALMATARA dan Pemerintah Siaga di Zona Merah Rawan Banjir
  • Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kronjo, ALMATARA dan Pemerintah Siaga di Zona Merah Rawan Banjir
Posting Komentar
Tutup Iklan