Camat Sukamulya Gandeng KSM Mulya Berseri Dalam Program Sanitasi Masyarakat
KABUPATEN TANGERANG, - Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melalui Program Sanitasi sehat mulai menyisir kawasan pedesaan. Mereka membangunkan WC dan Septic Tank yang dapat berguna untuk Sanitasi warga. Terutama menghilangkan kebiasaan masyarakat tentang Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kebun dan disungai, Kamis (26/08/2021).
Sebagaimana di Desa Sukamulya Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang. Warga Desa di sini menjadi sasaran dari Dinkes untuk perbaikan Sanitasi Desa. Utamanya, mereka yang masih BABS di kebun atau pembuangan WC langsung ke sungai
Rumah - rumah warga di Kecamatan Sukamulya yang belum memiliki WC secara mandiri dan ada WC namun pembuangan ke sungai di data. Lantas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dilaksanakan program perbaikan Sanitasi tersebut.
KSM Mulya Berseri selaku Fasilitator Sanitasi masyarakat Kecamatan Sukamulya Ghimbal menerangkan, ada 16 unit rumah yang diperbaiki sanitanya.
Di antaranya pemasangan WC baru serta pembuatan Septic Tank Desain Tripikon.
"Kami memfasilitasi warga yang tidak mampu dan tidak memiliki lahan lagi untuk perbaikan sanitasi," ucap Ghimbal
Lebih lanjut paparnya, untuk pembuatan Septic Tank tersebut, Dana bersumber dari dana Swadaya, Selain itu pihaknya juga melakukan pembinaan kepada tukang yang ada di Desa untuk pembuatannya.
"Menggunakan konsep pemberdayaan SDM yang ada, kami melatih tukang yang ada di Desa setempat untuk pembangunan," sebut nya
Tujuan dari pemasangan Septic Tank itu pun ujar Ghimbal ialah sebagai upaya mengatasi kebiasaan masyarakat yang masih BABS di kebun atau di sungai.
Selain itu perbaikan pada WC warga yang pembuangan pipanya langsung ke sungai tanpa pengolahan atau wadah khusus.
Respon masyarakat pada program ini nampak baik. Warga yang mendapat bantuan berkomitmen untuk tidak kembali pada kebiasaan lama mereka, yaitu BABS di sungai
Sementara itu Camat Sukamulya Dra. Yati Nurulhayat, M.Si yang turun langsung bersama Karang Taruna Kecamatan, Puskesmas Sukamulya dan Kepala Desa, ikut serta dalam acara peletakan batu pertama program pembangunan Septic Tank menjelaskan, "Ini semua bertujuan agar Warga masyarakat Kecamatan Sukamulya yang memiliki jamban sehat dengan dilengkapi septic tank tak lagi buang air besar (BAB) di sembarangan tempat, terutama di saluran air atau kali dan kebun yang ada di belakang rumah warga," terangnya
Dia menjelaskan, selama ini dengan pembuangan tinja ke kali dapat mencemari lingkungan sekitar dan lebih parah lagi, dapat menyebabkan Stunting yaitu persoalan gizi kronis yang berdampak terhadap kondisi tubuh tidak normal (kerdil)," ucapnya
"Jika, persoalan tinja ini langsung dibuang ke kali, ini sangat mencemari sumber air bersih kita dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan generasi masa depan menjadi Stunting atau pendek," tuturnya.
Pihaknya bersama dengan Forum Peduli Sanitasi atau KSM Mulya Berseri dan para pemangku kepentingan lainnya, ingin mengajak warga Kecamatan Sukamulya untuk menyisihkan uang Rp 1.000 untuk pembuatan jamban sehat bagi warga yang belum memiliki Septic Tank di rumahnya," tegasnya
Dengan bantuan Rp 1.000 dari warga serta bantuan Dana Corporate Social Responsibility (CSR) swasta dapat membantu pembuat jamban sehat bagi warga yang tidak mampu," ucapnya
Camat Sukamulya juga mengatakan pihaknya tak henti - hentinya melakukan sosialisasi terkait pentingnya memiliki jamban sehat dan tak bosan - bosan melakukan pemeriksaan terhadap jamban di rumah warga se-Kecamatan Sukamulya
"Saat ini, sudah ada sekitar 44 anggota Forum Peduli Sanitasi di Kecamatan Sukamulya, kami melakukan sosialisasi kepada warga terhadap pentingnya pembuatan jamban sehat di rumah. Kami juga tak henti-hentinya mengajak kepada semua warga agar jangan BABS di sembarangan tempat, terutama ke saluran air atau kali," imbuhnya.
(*/Ari)
Baca Juga:



Posting Komentar