Transformasi UMKM Menuju Usaha Legal dan Go Digital, KKN Universitas Yatsi Madani Gandeng Kelurahan Cikokol
TANGERANG, iNews45.com || Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin profesional terus dilakukan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Salah satunya melalui seminar bertajuk “Transformasi UMKM Menuju Usaha yang Legal dan Go Digital” yang digelar KKN Kelompok 2 Pemuda Wangsakara Universitas Yatsi Madani bersama Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Cikokol tersebut diikuti para pelaku UMKM setempat serta jajaran pemangku kepentingan.
Seminar ini menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa KKN untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya legalitas usaha sekaligus pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis.
Ketua Pelaksana Seminar, Nesya Angelita, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membantu pelaku UMKM agar dapat meningkatkan kapasitas usaha dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Kami menyadari bahwa legalitas dan kehadiran digital adalah kunci untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Melalui seminar ini, kami berharap para pelaku UMKM di Cikokol dapat langsung mempraktikkan ilmu yang didapat,” ujar Nesya.
Kepala Kelurahan Cikokol, Solihin, S.Ag., M.Si., mengapresiasi kegiatan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Menurutnya, legalitas merupakan salah satu fondasi penting bagi pengembangan usaha.
“Pemerintah Kelurahan Cikokol sangat mendukung kegiatan positif ini. Legalitas (NIB) dan penguasaan teknologi digital sangat krusial untuk mengembangkan usaha bapak/ibu sekalian agar lebih maju dan mandiri,” tegas Solihin.
Sementara itu, Camat Tangerang Riswan Setyo Kardinto, S.STP., yang berhalangan hadir, menitipkan pesan melalui Lurah Cikokol agar para pelaku UMKM terus berinovasi serta memanfaatkan berbagai kesempatan untuk meningkatkan kompetensi.
Materi seminar disampaikan oleh dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Yanti Susanti, S.E., M.M., memberikan pemahaman mengenai proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Dalam pemaparannya, NIB dijelaskan sebagai identitas bagi pelaku usaha yang menjadi bagian penting dalam proses legalitas dan pengembangan usaha.
Sementara itu, Indrayama, S.E., M.M., selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kelompok 2, menyampaikan materi mengenai strategi Go Digital.
Ia mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan berbagai platform digital agar usaha mereka lebih mudah ditemukan calon konsumen.
“Di era sekarang, bisnis harus hadir secara online. Kami memandu pelaku UMKM untuk mengoptimalkan Google Maps agar mudah ditemukan pelanggan, membuat situs web sederhana, dan membangun digital branding yang kuat agar dapat memikat hati konsumen,” jelas Indrayama.
Semangat kolaborasi juga terlihat dari kehadiran Puput Aryanto, S.M., M.M., Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kelompok 1 Nucifera, bersama dua perwakilan anggotanya.
Kehadiran tersebut menjadi simbol sinergi dan solidaritas antar-mahasiswa Universitas Yatsi Madani dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Seminar yang dipandu moderator Falah Syahrul Ramadhan dan MC Siti Fatimah berlangsung interaktif.
Para pelaku UMKM memanfaatkan sesi tanya jawab untuk menggali berbagai persoalan teknis serta strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan usaha mereka.
Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, akademisi, dan pelaku UMKM tersebut diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong UMKM di Cikokol agar semakin legal, adaptif, dan mampu memanfaatkan ekosistem digital untuk memperluas pasar.
(*/Red)


Posting Komentar