Gunakan Kop Surat Resmi, Oknum Diduga Calo Kerja Tipu 11 Pencaker PT INS, Minta Uang Pemberkasan Hingga Jutaan Rupiah
![]() |
| Foto Surat Pengantar Kerja |
KABUPATEN SERANG, iNews45.com || Sebanyak 11 calon pekerja menjadi sasaran dugaan penipuan yang dilakukan oknum berinisial Harun yang mengaku sebagai perantara rekrutmen PT Indonesia Nipon Saiki (INS) di Kawasan Industri Modern, Kabupaten Serang. Pelaku diduga cerdik menyalahgunakan kop surat resmi perusahaan untuk membuat surat pengantar kerja serta undangan wawancara dan penandatanganan kontrak, Selasa (28/7/2026).
Para korban awalnya percaya dan mengikuti seluruh tahapan yang diarahkan pelaku, mulai dari tes kesehatan atau MCU hingga diminta menyerahkan uang yang diklaim sebagai biaya pemberkasan melalui yayasan yang ditunjuk. Namun rasa percaya itu sirna saat mereka mencoba memverifikasi kebenaran dokumen yang dipegang langsung ke lokasi perusahaan.
Petugas keamanan (security) PT INS yang dicek terkait surat tersebut langsung menegaskan bahwa dokumen yang dipegang para pencari kerja itu palsu dan bukan dikeluarkan oleh pihak perusahaan.
“Ini penipuan. Hati-hati kalian,” tegas petugas keamanan saat menunjukkan surat-surat yang dibawa para korban.
Dari keterangan yang dihimpun, sebelumnya seluruh 11 kandidat menerima pesan WhatsApp yang meminta mereka hadir di depan kantor Samator untuk mengambil surat panggilan resmi. Padahal hal itu ternyata hanya rekayasa pelaku untuk mengelabui dan meyakinkan calon korban agar menyerahkan uang yang diminta.
![]() |
| Foto Surat Interview & ttd Kontrak Kerja |
Salah satu korban berinisial NA mengaku menjadi sasaran penipuan untuk kedua kalinya. Sebelumnya ia sudah mengeluarkan uang sebesar Rp4.500.000 yang diklaim sebagai biaya pemberkasan untuk melamar di PT Jinma, namun hingga saat ini tidak ada kejelasan kelanjutan proses perekrutan. Kini nasibnya kembali terulang saat mencoba melamar di PT INS.
“Dulu saya sudah bayar Rp4,5 juta dengan janji bisa bekerja di PT Jinma, tapi sampai sekarang tidak ada kabar. Sekarang saya kembali dibohongi dengan modus yang hampir sama untuk masuk ke PT INS,” keluh NA dengan nada kecewa.
Menyadari bahwa surat yang mereka pegang adalah palsu dan uang yang diserahkan kemungkinan besar dibawa lari oleh oknum tidak bertanggung jawab, para korban kini meminta aparat penegak hukum segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini. Mereka meminta kepolisian memverifikasi keaslian dokumen yang digunakan pelaku sekaligus menindak tegas oknum yang memanfaatkan nama perusahaan untuk meraup keuntungan pribadi.
“Kami meminta aparat segera bertindak. Jangan sampai menunggu korban semakin banyak, karena dari bukti yang ada sudah sangat jelas ini adalah tindak pidana penipuan yang merugikan banyak orang,” tegas perwakilan korban.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT INS belum dapat dikonfirmasi terkait penyalahgunaan kop surat resmi yang dilakukan oknum tersebut. Redaksi independentnews45.com mengimbau seluruh pencari kerja di wilayah Serang dan sekitarnya agar senantiasa berhati-hati dan teliti terhadap segala bentuk tawaran pekerjaan yang meminta sejumlah uang di muka dengan alasan administrasi atau pemberkasan.



Posting Komentar