SERANG, iNews45.com || Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk langsung berlari dalam mengimplementasikan program Tahun 2026 dengan membuat target 100 hari kerja. Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah juga mengingatkan OPD jangan ada yang terjebak urusan administrasi awal tahun, sehingga menunda pelayanan publik dan pelaksanaan kegiatan prioritas daerah.
Hal ini disampaikannya pada Rapat dinas yang dirangkaikan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD Tahun Anggaran 2026, Penandatanganan Pakta Integritas, perjanjian kinerja, serta Launching penerapan Aplikasi Sistem Informasi Berkas Online SP2D Serang (SIBOSS) Tahun Anggaran 2026 di Aula Tb. Suwandi pada Selasa, 13 Januari 2026.
”Arah kebijakan di awal tahun ini sangat jelas, yaitu setiap perangkat daerah harus membuat ’target 100 hari kerja’. Tahun 2026 Titik awal pelaksanaan program, kita harus melaksanakan program dengan sebaik mungkin, seoptimal mungkin. Tentu semuanya program yang kita laksanakan adalah untuk kepentingan masyarakat,”tegas Ratu Zakiyah kepada wartawan.
Karena mungkin, kata Ratu Zakiyah, sebelumnya pejabat-pejabat dalam melaksanakan program lebih dominan selalu menunggu arahan pimpinan. ”Sekarang saya minta semuanya aktif tidak lagi menunggu arahan, apalagi dalam kondisi darurat atau emergency. Karena yang masyarakat butuhkan adalah kerja cepat, sigap, dan reaktif terhadap segala persoalan yang terjadi di masyarakat,”tandasnya.
Oleh karenanya, Ratu Zakiyah menginstruksikan kepala OPD untuk menetapkan"quick wins" atau program prioritas yang hasilnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat serang dalam 100 hari ke depan. ”Baik di sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pelayanan perizinan, maupun pertumbuhan ekonomi,”ucapnya.
Selanjutnya, Ratu Zakiyah juga menekankan kepada pejabat eselon III selaku motor penggerak teknis, agar melakukan bedah anggaran secara mendalam. ”Pastikan proses pengadaan barang dan jasa yang sifatnya mendesak sudah berjalan di bulan Januari ini. Jangan ada lagi penumpukan pekerjaan di akhir tahun (Triwulan IV),”tukasnya.
Kemudian sinkronisasi antar OPD. Sebut Ratu Zakiyah, cascading dan crosscutting penyelesaian permasalahan di Kabupaten Serang mulai dari penanganan stunting hingga pengelolaan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial. ”Saya minta dalam 100 hari ini, ego sektoral dibuang jauh-jauh. Kolaborasi adalah kunci. Bentuk tim percepatan strategis dengan jangka waktu pelaksanaan yang cepat, tepat, dan konkret,”ungkapnya.
Ratu Zakiyah memastikan, akan memantau langsung progres target 100 hari ini melalui sistem pelaporan kinerja yang ketat. Setiap eselon II bertanggung jawab penuh atas capaian bidangnya, dan setiap eselon III harus mampu menjamin akuntabilitas teknisnya, begitu juga di tingkat kecamatan.
”Saya menginstruksikan sekda dan inspektorat menyiapkan dashboard evaluasi 100 hari kerja perangkat daerah tahun 2026 ini. kita bedah siapa yang mencapai target dan siapa yang rapornya merah. hasil evaluasi ini akan menjadi dasar pertimbangan utama dalam kebijakan pola karier dan penilaian kinerja,”jelasnya.
Sekadar diketahui, sebagai wujud nyata, pada kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi terhadap hasil. Kemudian Launching penerapan Aplikasi Sistem Informasi Berkas Online SP2D Serang (SIBOSS) Tahun Anggaran 2026.
Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas, Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana dan para Kepala OPD dan Camat se Kabupaten Serang.(*/Red)

