Kabupaten Tangerang, iNews45.com || Dugaan kuat adanya campuran air pada bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU 34-15705 Kedaton, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi perhatian publik setelah informasi tersebut viral di media sosial. Sejumlah kendaraan roda empat dilaporkan mengalami mogok sesaat setelah melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut.
Peristiwa ini terjadi di SPBU 34-15705 yang berlokasi di Jalan Otonom, Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Beberapa pengemudi mengaku kendaraan mereka mogok hanya beberapa meter setelah meninggalkan area SPBU.
Menindaklanjuti informasi yang beredar, awak media mendatangi lokasi untuk melakukan konfirmasi. Dugaan tersebut dibenarkan oleh pihak manajemen SPBU. Salah satu manajer SPBU 34-15705, Dimas, menyampaikan bahwa terdapat indikasi BBM jenis Pertalite tercampur air.
“Benar, ada beberapa kendaraan yang mengalami mogok. Setelah berjalan sekitar 10 meter usai pengisian bahan bakar, mesin kendaraan langsung mati,” ujar Dimas kepada awak media, Jumat (23/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa sementara ini pihak SPBU telah menghentikan penjualan BBM jenis Pertalite hingga proses investigasi selesai. Selain itu, pihak Pertamina Depot Plumpang telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan pengurasan tangki BBM guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“BBM Pertalite kita setop sementara. Tangki akan dikuras dan sampel dibawa ke Depot Pertamina Plumpang untuk investigasi,” tambahnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPBU juga menyatakan telah memberikan ganti rugi kepada konsumen yang terdampak, baik untuk perbaikan mekanik kendaraan maupun penggantian bahan bakar dengan BBM jenis Pertamax.
“Semua konsumen yang mengadu sudah kami tangani, termasuk penggantian BBM dan biaya perbaikan kendaraan,” jelas Dimas.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya delapan unit mobil dilaporkan mengalami mogok pada malam kejadian setelah mengisi BBM Pertalite.
Di lokasi kejadian, awak media juga mendapati kehadiran petugas dari Polres Tangerang. IPDA Stefanus Subangun menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan masyarakat dan tengah melakukan pengecekan awal.
“Kami dari Polres Tangerang Tigaraksa melakukan pengecekan terlebih dahulu, apakah ini disebabkan oleh faktor perawatan, kesalahan teknis, atau kemungkinan faktor alam mengingat curah hujan yang cukup tinggi. Hasilnya akan kami sampaikan setelah proses pendalaman,” ujar IPDA Stefanus.
Sementara itu, salah satu pengemudi mobil berpelat nomor B 8688 AQ yang enggan disebutkan namanya mengaku kendaraannya turut mengalami mogok tak lama setelah mengisi Pertalite di SPBU tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU 34-15705 Kedaton masih menunggu hasil resmi investigasi dari Pertamina Depot Plumpang. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memastikan kualitas BBM yang digunakan demi menjaga keamanan dan performa kendaraan. (*/Is)

