CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT

Aspirasi Warga Buaran Jati Ditindak Lanjuti Pengembang Griya Artha

Aspirasi Warga Buaran Jat Ditindak Lanjuti Pengembang Griya Artha

KAB. TANGERANG, iNews45.com || Hasil Musyawarah Dusun (Musdus) yang digelar beberapa bulan lalu di Kampung Kebon Kelapa, Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, mulai menunjukkan hasil nyata. Sejumlah kesepakatan yang dicapai dalam forum tersebut kini telah direalisasikan secara bertahap, meliputi perbaikan saluran irigasi (drainase), pemasangan klep pintu air, serta pembangunan tandon sebagai penampung air hujan.

Langkah tersebut disambut baik oleh masyarakat yang selama ini berharap adanya penanganan terhadap persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Warga menilai realisasi hasil Musdus menjadi bentuk komitmen bersama dalam mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

Musdus yang berlangsung secara terbuka dan mengedepankan semangat musyawarah mufakat itu dihadiri oleh perangkat Desa Buaran Jati, perwakilan pengelola Perumahan Griya Artha Buaran Jati, tokoh masyarakat, serta warga Kampung Kebon Kelapa. Melalui dialog yang konstruktif, seluruh pihak mencapai kesepakatan mengenai langkah-langkah penanganan yang akan dilaksanakan.

Salah seorang tokoh masyarakat Kampung Kebon Kelapa, H. Bahari, mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya hasil kesepakatan tersebut.

"Bagi kami, ini merupakan hasil dari kebersamaan seluruh pihak. Aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan baik melalui Musdus, kemudian ditindaklanjuti dengan langkah nyata. Alhamdulillah, saluran irigasi mulai dibenahi, klep pintu air telah dipasang sesuai kebutuhan, dan pembangunan tandon sebagai penampung air hujan juga sedang berjalan. Kami berharap upaya ini dapat mengurangi potensi banjir di lingkungan kami," ujar H. Bahari kepada awak media, Minggu (26/7/2026).

Adapun beberapa poin yang menjadi hasil kesepakatan dalam Musdus tersebut meliputi:

Pendalaman dan pelebaran saluran irigasi yang terdampak pembangunan.

Pemasangan klep pintu air untuk mengatur aliran air agar lebih terkendali.

Pembangunan tandon atau kolam penampungan sebagai sarana menampung luapan air hujan saat curah hujan tinggi.

Sementara itu, perwakilan pengelola Perumahan Griya Artha Buaran Jati menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen melaksanakan seluruh kesepakatan yang telah dicapai bersama masyarakat.

"Kami menyadari bahwa setiap proses pembangunan juga memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Karena itu, kami berkomitmen menjalankan hasil kesepakatan Musdus sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Kami juga mengapresiasi warga yang telah menyampaikan aspirasi secara santun melalui jalur musyawarah," ungkap perwakilan pengelola.

Dengan mulai direalisasikannya berbagai pekerjaan tersebut, masyarakat dan para petani di Kampung Kebon Kelapa berharap sistem pengendalian air di wilayahnya semakin baik sehingga potensi banjir dapat diminimalkan. Warga juga berharap komunikasi dan sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak pengembang terus terjalin demi menciptakan pembangunan yang selaras dengan kepentingan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Realisasi hasil Musdus ini menjadi contoh bahwa penyelesaian persoalan di tengah masyarakat dapat dicapai melalui dialog, musyawarah, dan komitmen bersama, sehingga setiap pihak dapat memperoleh solusi yang saling menguntungkan.(*/Acy) 

Baca Juga:
Tersalin 👍
Redaksi
Redaksi
Redaksi

Berita Terbaru

  • Aspirasi Warga Buaran Jati Ditindak Lanjuti Pengembang Griya Artha
  • Aspirasi Warga Buaran Jati Ditindak Lanjuti Pengembang Griya Artha
  • Aspirasi Warga Buaran Jati Ditindak Lanjuti Pengembang Griya Artha
  • Aspirasi Warga Buaran Jati Ditindak Lanjuti Pengembang Griya Artha
  • Aspirasi Warga Buaran Jati Ditindak Lanjuti Pengembang Griya Artha
  • Aspirasi Warga Buaran Jati Ditindak Lanjuti Pengembang Griya Artha

Posting Komentar

ADVERTISEMENT